Nasib Pasien SLJJ

Obat flu rasa anestesi...*bikin teler*

Obat flu rasa anestesi…*bikin teler*

Sudah empat hari ini saya terserang flu berat, dan kali ini rasanya double berat karena bertepatan dengan saat diet. Saya bertahan terus menjalankan diet meski sakit, dengan harapan mumpung sakit kan jadinya gak doyan makan, jadi bisa mendorong kesuksesan diet yang alhamdulillah selama ini gak pernah berhasil 😦

Celakanya, sakit dan diet ini terjadi saat saya harus closing bulanan di kantor, means kerjaan seabrek dan butuh konsentrasi tinggi. Akibatnya. saya tidak bisa cuti atau sekedar melipir ke ruang loker buat tidur sejenak karena kepala yang pusing. Biasanya jika sudah ada tanda-tanda akan terserang flu, saya segera minum CDR atau segera minum obat semacam Decolsin. Tapi kali ini terlambat mencegahnya, sehingga kian parah dan sudah berlanjut menjadi pilek batuk dan rasanya sungguh menyiksa banget karena hidung buntu dan meler serta tenggorokan kayak dikerubuti semut, gateellll…..

Saya termasuk orang yang paling males ke dokter, dengan beberapa alasan. Pertama, pulang kerja udah malam dan capek sehingga pengennya cepat tidur aja. Kedua, males antri di ruang tunggu dokter yang biasanya gak ada cowok cakep buat hiburan mata. Ketiga, males minum bermacam-macam obat, apalagi obat yang efeknya bikin ngantuk, lha saya gak pake obat aja sudah ngantukan kok, malah ntar gak bisa kerja sama sekali kan.

Lalu seperti biasa, otak saya berpikir gimana caranya bisa cepat sembuh tanpa perlu ke dokter? Akhirnya saya berusaha menelpon seorang teman yang dokter, ini memang berbau modus sih 😀 Gak papalah biar modus asal modis, eh asal sembuh maksudnya. Setelah mengucap bismillah dan beberapa kali telpon gak diangkat, akhirnya nyambung juga. Kebetulan dia pas lagi praktek, jadi saya termasuk pasien SLJJ (Sambungan Langsung Jarak Jauh) :D, iya soalnya dia emang di luar kota. Saya minta teman saya itu buatin resep lalu difoto dan dikirim lewat BBM. Ini yang saya sebut Tips Cerdas ke dokter ala Mommy Kepo, gak perlu antri yang ngabis-ngabisin waktu dan gak perlu mbayar biaya dokter, bisa dapat resep obat plus obat kangen 😉

Besoknya resep tersebut saya print dan tebus ke apotek, dan langsung saya minum. Ada 4 macam, obat pilek, batuk, antibiotic dan obat panas. Obat standar sih, bisa dibeli bebas tanpa resep juga bisa, tapi ini kan agar bisa diklaimkan ke kantor jadi saya perlu resep dokter. Gak berapa lama, efek obat terasa, kepala saya jadi beraaaattttt, ngantuk luar biasa gak tertahankan. Buseeet, ini obat flu apa obat bius?? :/

Walhasil, saya harus segera melipir ke ICU (loker), dan seharian gak bisa kerja karena gagal fokus berkat obat dari temen saya tadi.

Ohhh, nasib pasien SLJJ O_o

#kisah nyata ini saya tulis sambil ngantuk, dan abis ngomel-ngomel ke si dokter, jawab dia, “ini obat andalanku kalo pas insomnia”. Kasuusss….

Advertisements

2 thoughts on “Nasib Pasien SLJJ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s