Kegunaan Pohon Pepaya

Apakah kalian tahu kegunaan pohon pepaya, selain dia bisa menghasilkan buah pepaya dan daunnya enak buat dimakan?

Buat yang belum tahu, maka inilah salah satu kegunaan pohon pepaya, yaitu untuk penangkal santet. Jika membaca dari beberapa referensi tulisan tentang khasiat tumbuhan berkaitan dengan ilmu ghaib / santet, ada beberapa tumbuhan yang diyakini bisa menangkal hal tersebut, antara lain pohon kelor, palem merah, kenanga dan bambu kuning. Pohon pepaya sendiri lebih banyak ditulis sebagai pohon pembawa sial sehingga lebih baik tidak ditanam di halaman rumah. Namun ada beberapa referensi yang menyebutkan pohon pepaya juga bisa menangkal santet, lebih tepatnya yang jenisnya adalah pepaya gantung wulung. Ciri-cirinya buah dan tangkainya berwarna ungu, dan buahnya menggantung jauh di bawah (http://candikota.blogspot.com/2012/07/2-jenis-tanaman-penangkal-santet.html). Juga disebutkan di wikipedia : http://id.wikipedia.org/wiki/Santet

Pepaya Wulung, pohon sakti penangkal santet...

Pepaya Wulung, pohon sakti penangkal santet…

Ilmu santet sendiri adalah ilmu ghaib yang mempelajari bagaimana memasukkan benda atau sesuatu ke tubuh orang lain dengan tujuan menyakiti orang tersebut. Mungkin kalo di Sekolah Sihir Hogwart efek yang ditimbulkan kurang lebih sama dengan kutukan Cruciatus 😀 Bedanya, kutukan Cruciatus itu tanpa memerlukan benda yang dimasukkan ke tubuh, dan 100% itu fantasinya JK Rowling. Sedangkan ilmu santet ini asli nyata, dan saya akan ceritakan di judul yang lain pengalaman saya berkaitan dengan santet ini.

Kembali ke pohon papaya, boleh percaya atau tidak tentang khasiatnya sebagai penangkal santet. Tapi apa yang saya ceritakan adalah pengalaman pribadi saya, bukan denger atau copas dari manapun. Ceritanya begini….

Mendiang bapak saya adalah seorang hakim di pengadilan negeri. Sebagai hakim, tentu ada saja pihak-pihak yang sakit hati karena kasusnya kalah di persidangan, atau kolega atau orang lain yang merasa dirugikan karena hasil putusan sidang yang tidak menguntungkan mereka. Karena menyadari hal tersebut, bapak saya selalu menanam pohon pepaya berjejeran di halaman depan, dengan jarak sekitar 1 – 1.5 meter antara pohon-pohon tersebut. Saat itu saya bertanya, kenapa beliau menanam begitu banyak pohon pepaya yang kurang indah pas disebelah dalam pagar depan, kan mendingan nanem bunga atau pohon palem. Bapak saya menjawab, pohon pepaya itu untuk menahan santet sehingga tidak bisa masuk ke dalam rumah dan mengenai sasaran yang dituju. Saat itu saya belum menjadi Mommy Kepo, jadi gak bertanya lebih lanjut tentang penjelasan bapak saya tersebut.

Ternyata apa yang dikatakan bapak saya benar. Saat itu sekitar tahun 80-an, saya masih tinggal di kota Sampit, sebuah kota kabupaten di Kal-Teng. Beberapa kali kejadian, saat malam hari kami mendengar suara keras di halaman, seperti ada yang menabrak sesuatu. Dan pada keesokan paginya kami melihat bahwa salah satu pohon pepaya, ujungnya telah gosong menghitam seperti bekas terbakar. Bahkan pernah hingga patah dengan bekas yang sama. Padahal semalam cuaca tidak sedang hujan sehingga pastilah bukan karena sambaran petir. Itulah jejak santet yang gagal karena menghantam pohon pepaya.

Kejadian diatas tidak hanya saya alami saat kami tinggal di Kalimantan yang memang terkenal dengan ilmu-ilmu ghaib dan dunia mistisnya. Ketika kami pindah ke Jember, bapak saya melakukan hal yang sama pada rumah kami, yaitu menanam pohon-pohon pepaya di halaman depan. Ternyata santet itu setia banget bro, ngikutin kami sampai ke Jember segala 😀 Entahlah siapa yang mengirim dan darimana asalnya. Kata orang sih, ilmu santet dari Kalimantan sangat kuat hingga bisa menyeberangi lautan, hal yang sama tidak bisa dilakukan oleh santet dari Jawa.

Wallahu’alam bhissawab.

Advertisements

4 thoughts on “Kegunaan Pohon Pepaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s