Moe-dijk van Toeloengagoeng

Kalau melihat judul diatas sepertinya sangat bau-bau Belanda ya, padahal sejak kapan orang Belanda punya tradisi mudik 🙂 Iya itu spellingnya aja saya ganti biar lebih keren, abis hampir semua status teman-teman saat lebaran adalah mudik. Dengan spelling sekeren itu, seolah-olah mudik saya ke Holland hahaha, emangnya saya sekampung sama Robin van Persie 😛

Gak ada yang berbeda dari mudik tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya, kecuali anak saya, Thaya, yang mengeluh bahwa pendapatan angpao dia mengalami penurunan 😀 Padahal dia gak pernah lupa membaca doa sebelum unjung-unjung; Ya Allah, semoga nanti dapat angpao, Aamiin. Saya jadi was-was kalau Thaya merasa angpaonya kurang, karena biasanya saya yang jadi korban, disuruh nambahin uangnya biar lebih banyak. Bahkan dia sudah mulai menghitung-hitung berapa sisa uang lima ribuan dan dua ribuan baru saya, yang memang saya siapkan buat ngasih ponakan-ponakan. Tujuannya ya tentu niat menukar uang dia biar dapat uang baru, tapi dengan jumlah yang gak sama. Masak dia tukar duitnya seratus ribu tapi ngambilnya seratus lima puluh, hadeewww..

Buat saya yang doyan wiskul, pergi ke daerah tentu yang saya cari adalah makanan khas daerah tersebut. Makanan khas dari Tulungagung adalah ayam lodho. Masakan ini terbuat dari ayam kampung yang dimasak dengan bumbu semacam kare yang rasanya pedas, itu karena memang daerah ini rata-rata masakannya pedas semua. Yang membedakan dengan kare biasa, sebelum dicampur bumbu, ayamnya dibakar dulu setengah matang, sehingga rasa lodho jadi lebih enak daripada kare biasanya. Penyajiannya dengan sayur urap-urap, sambel goreng hati dan sambel bajak, busyett yaa…udah pedes masih ditambahin sambel bajak. Ibu mertua saya paling jago masak ayam lodho ini, makanya setiap saya mudik pasti ngarep dimasakin ini, tapi mudik kali ini saya lagi apes, karena menunya bukan ayam lodho tapi soto ayam, hikss.

Ayam lodho tapi bukan made in mertua...

Ayam lodho tapi bukan made in mertua…

Satu lagi yang selalu saya cari saat ke Tulungagung adalah nasi goreng anglo Oppa Ramen, tempatnya di jalan Pangeran Antasari no. 44, daerah pasar baru dekat stasiun kereta api, yang rupanya sekarang menjadi pusat kuliner di kota ini (taunya sekarang, dulunya saya gak tau tempat apa hehehee). Harganya murah hanya Rp 10 ribuan dengan porsi yang sedang (kalau sedang kelaparan ya kurang kayaknya). Nasi goreng ini punya rasa yang khas, karena dimasaknya diatas anglo sehingga beda dengan nasi goreng biasanya. Mungkin sama dengan ayam lodho, rasa asap arang itu malah bikin yummy. Tapi emang moe-dijk lebaran kali ini saya kurang beruntung, dua kali saya samperin si Oppa Ramen, ternyata masih tutup. Gagal juga makan nasi gorengnya 😦

Ini nasi goreng anglo tapi juga bukan made in Oppa Ramen....

Ini nasi goreng anglo tapi juga bukan made in Oppa Ramen….

Cerita moe-dijk saya tutup dengan batu akik, yang lagi happening gak karuan. Ceritanya kakak ipar saya lagi hobby banget koleksi akik, akhirnya saya dikasih dua biji, satu batu giok satu namanya batu sulaiman madu. Kenapa namanya sulaiman dan bukannya yusuf yang lebih ganteng, saya gak tau…kalau madu mungkin karena warnanya kekuningan kayak madu. Saya gak paham ama dunia per-akik-an, tapi kalau dikasih ya seneng-seneng aja. Tapi emang fenomena batu akik ini membuat saya sangat sadar betapa kayanya negeri kita, batu aja begitu indah-indah, colorful en mooi (belanda beneran ini = cantik, mbuh bener ta salah). So, bangga pilih mudik ke Holland apa ke Indonesia? 🙂

Dank je wel, tot ziens di acara moe-dijk tahun depan…..Dag 🙂

Pujian Shinchan

Pagi-pagi saya berpapasan di depan pantry dengan Shinchan, OB di kantor saya.

“Mbak, sampeyan kerja disini 14 tahun, sejak ketemu pertama, kok wajahnya awet ya, tetep gak berubah” maksud Shinchan saya awet muda *bukan awet culun

“Alhamdulillah Chan, udah abis formalin berapa botol” jawab saya sambil ngeloyor masuk ke ruangan.

Mungkin Shinchan gak menyadari, selama 14 tahun saya tiap pagi dan siang meminum kopi buatan dia, kopi yang dibuat dengan tulus dan ikhlas, dan selalu saya minum dengan penuh syukur sebagai ritual pagi hari mengawali kerja, yang juga saya lakukan dengan senang hati. Itulah salah satu penyebabnya.

Kopi buatan Shinchan mungkin daya awetnya tidak sehebat formalin, tapi pasti jauh lebih enak 🙂

Terzalimi

Minggu lalu saya harus ke Jakarta untuk suatu meeting dan bakal nginep semalam. Seperti biasa saya minta dipesankan kamar di hotel sebelah kuburan itu. Tapi berhubung di Jakarta akan ada Peringatan Konferensi Asia Afrika, hotel langganan saya itu sudah fully-reserved. Akhirnya saya terpaksa menginap di sebuah hotel di kawasan Tebet. Ini kedua kalinya saya nginep di hotel itu.

Begitu dari airport saya langsung menuju kawasan Tebet, dan mampir dulu di KFC buat makan malam. Karena nanti malam ada siaran sepakbola, perempat final UEFA leg pertama antara Barcelona vs PSG, maka saya beli fish fillet KFC buat dimakan saat nonton ntar malam sambil minum kopi hangat, sedaapp….Begitulah, akhirnya saya keluar dari KFC dengan sedikit perasaan bersalah, karena telah dan akan melakukan fraud (pelanggaran/penyimpangan) terhadap diet saya. Tapi berdalih dengan alasan sangat bagus, saya perlu energy tambahan dan demi nonton Barca. Good reasons, put aside the guilty feeling.

Setelah check-in, mandi dan segala ritual sebelum tidur selesai, saya pasang alarm ke jam 01.30 dini hari. Gak lupa saya cek buku panduan TV, untuk melihat channel SCTV ada di nomer berapa, biar cepet nanti malam kalau mau lihat bola. Ini pertandingan yang sudah saya tunggu lama, karena saya adalah The Cules, sebutan untuk fans Barcelona. Apalagi performa Barca belakangan ini sangat oke dengan Trio MSN-nya, Messi, Suarez, Neymar.

Tepat jam 01.30 alarm berbunyi dan saya langsung melek dan meraih remote TV. Begitu udah di channel SCTV….LHO, KOK GELAP?? Gak ada siaran apa-apa di layar TV. Karena ragu saya buka lagi buku panduan, apa bener ini nomer 57 untuk SCTV. Bener kok. Mulailah kepanikan melanda, karena jam udah bergerak ke jam 02.00 dan saya masih gak nemu siaran bola dimana pun. Sebagai upaya terakhir, saya menelpon Resepsionis, “Mas, saya mau nonton bola, kok SCTV gak ada siaran?”

Si Mas sambil gak berdosa menjawab sok ramah, “Iya Bu, maaf, dari provider Anu kalau pas sepakbola kita gak dapet”. HAAHHHH???!!!@X@

Langsung lemeeeess dehhh, sakiiittnya tuh disiniiiiii…….Saya merasa telah dizalimi oleh hotel ini, dan ternyata daftar dosanya lebih panjang. Berikut kezaliman yang telah saya alami :

  1. Gak bisa nonton siaran bola Barca vs PSG, ini tentu top of the list, untung saya gak nekat keluar kamar lalu nyari pos kamling di kampung terdekat yang ada TV-nya, takut ntar dilemparin sarung trus disuruh ngeronda kampung. Hiiiihhhh sebeell….
  1. Karena udah terlanjur beli fish fillet, akhirnya saya makan daripada dimakan besok pagi tambah gak enak. Makan fish fillet jam 02.00 itu udah dosa, and ATE IT FOR NO REASON bikin dosanya dobel-dobel 😦
  1. Sandal kamar hotel lucu, kan biasanya boleh dibawa pulang, tapi saat saya check di buku panduan ternyata sandal disini ada harganya Rp 15,000. Gak jadi deh aksi balas dendam dengan melakukan penculikan sandal.
sandal yang gak mau diculik....

sandal yang gak mau diculik….

  1. Box tissue di kamar mandi lucu banget, ada quotes disetiap sisinya. Kalau ini sih pasti dijual, dan di buku panduan tertera harganya Rp 125,000. Hahh, muahal amattt….#gagal lagi dapetin barang lucu.
  1. Yang terakhir dan paling gak sopan, quote di salah satu sisi box tissue itu bunyinya “Eating an apple a day keeps the doctor away”, tsahh…apa saya harus stop minum jus apel? Kenapa sih pake nulis begituan di box tissue dan dibandrol dengan harga mahal pulak sehingga tak bisa memiliki…hiks hiks 😦
Nyindiirrrr....

Nyindiirrrr….

That’s it, rasanya saya gak mau nginep di hotel ini lagi. Esok paginya saya check-out sambil berdoa, semoga gaji saya bulan depan naik 100%, karena doa orang yang terzalimi katanya makbul….InsyaAllah, Amiiinn 😛

I Heard the Wrong Song

This morning on my way to the office I played only this one song repeatedly, Blank Space from Taylor Swift. And I guess this is a wrong song, not that the song has something wrong – Taylor Swift is really great – or the song likely doesn’t match my age, hey… don’t start thinking how old I am, I’m still young enough for Taylor’s songs 🙂

Y’all have known how a song could influence me so much. Read the lyrics below:

So it’s gonna be forever
Or it’s gonna go down in flames
You can tell me when it’s over
If the high was worth the pain
Got a long list of ex-lovers
They’ll tell you I’m insane
Cause you know I love the players
And you love the game

‘Cause we’re young and we’re reckless
We’ll take this way too far
It’ll leave you breathless
Or with a nasty scar
Got a long list of ex-lovers
They’ll tell you I’m insane
But I’ve got a blank space, baby
And I’ll write your name

This song somehow, conjured up the-reckless and impulsive-side of me, which were hidden so deep inside, or I thought so it were. Since the first time I knew what reckless and impulsive mean years ago, I tried to eliminate those traits from me. Well, maybe I didn’t try so hard, because these traits are still easily discovered though. Shortly, I blame that being-reckless and impulsive had been the major reasons for many mistakes and regrets in my life. Therefore, now you can look at the Present Dimple is very cautious about everything.

But I need to be honest to myself, sometimes this Present Dimple looks back at the Past Dimple, she’s wondering “Oh what did I miss? If I just did that silly thing, probably I didn’t have this regret”. Then I will let myself be reckless and impulsive again. And it seems continues to be the case for the rest of my life.

On my attempt to get away of the song’s influence, I read an article on Mark Manson’s blog. It tells about why we are wrong about everything. It’s really a great article especially for people who always feel how hard to be the right person, and do count me in. It says :

Getting somewhere great in life has less to do with the ability to be right all the time and more to do with the ability to be wrong all the time. What are you wrong about today that can lead to your improvement? Because being wrong means change. Being wrong means improvement. Knowledge is an eternal iterative process. We don’t go from “wrong” to “right” once we discover the capital-T Truth. Rather, we go from partially wrong to slightly less wrong, to slightly less wrong than that, to even less wrong than that, and so on. We approach the capital-T truth, but never reach it.

So now I’m a bit relaxed, since I understand that even though I almost always make the same mistakes (twice or more, just to be sure), I know those mistakes are needed in order to grow.

……..

‘Cause we’re young and we’re reckless
We’ll take this way too far
It’ll leave you breathless
Or with a nasty scar
Got a long list of ex-lovers
They’ll tell you I’m insane
But I’ve got a blank space, baby
And I’ll write your name

……..

 

Nasib Pasien SLJJ

Obat flu rasa anestesi...*bikin teler*

Obat flu rasa anestesi…*bikin teler*

Sudah empat hari ini saya terserang flu berat, dan kali ini rasanya double berat karena bertepatan dengan saat diet. Saya bertahan terus menjalankan diet meski sakit, dengan harapan mumpung sakit kan jadinya gak doyan makan, jadi bisa mendorong kesuksesan diet yang alhamdulillah selama ini gak pernah berhasil 😦

Celakanya, sakit dan diet ini terjadi saat saya harus closing bulanan di kantor, means kerjaan seabrek dan butuh konsentrasi tinggi. Akibatnya. saya tidak bisa cuti atau sekedar melipir ke ruang loker buat tidur sejenak karena kepala yang pusing. Biasanya jika sudah ada tanda-tanda akan terserang flu, saya segera minum CDR atau segera minum obat semacam Decolsin. Tapi kali ini terlambat mencegahnya, sehingga kian parah dan sudah berlanjut menjadi pilek batuk dan rasanya sungguh menyiksa banget karena hidung buntu dan meler serta tenggorokan kayak dikerubuti semut, gateellll…..

Saya termasuk orang yang paling males ke dokter, dengan beberapa alasan. Pertama, pulang kerja udah malam dan capek sehingga pengennya cepat tidur aja. Kedua, males antri di ruang tunggu dokter yang biasanya gak ada cowok cakep buat hiburan mata. Ketiga, males minum bermacam-macam obat, apalagi obat yang efeknya bikin ngantuk, lha saya gak pake obat aja sudah ngantukan kok, malah ntar gak bisa kerja sama sekali kan.

Lalu seperti biasa, otak saya berpikir gimana caranya bisa cepat sembuh tanpa perlu ke dokter? Akhirnya saya berusaha menelpon seorang teman yang dokter, ini memang berbau modus sih 😀 Gak papalah biar modus asal modis, eh asal sembuh maksudnya. Setelah mengucap bismillah dan beberapa kali telpon gak diangkat, akhirnya nyambung juga. Kebetulan dia pas lagi praktek, jadi saya termasuk pasien SLJJ (Sambungan Langsung Jarak Jauh) :D, iya soalnya dia emang di luar kota. Saya minta teman saya itu buatin resep lalu difoto dan dikirim lewat BBM. Ini yang saya sebut Tips Cerdas ke dokter ala Mommy Kepo, gak perlu antri yang ngabis-ngabisin waktu dan gak perlu mbayar biaya dokter, bisa dapat resep obat plus obat kangen 😉

Besoknya resep tersebut saya print dan tebus ke apotek, dan langsung saya minum. Ada 4 macam, obat pilek, batuk, antibiotic dan obat panas. Obat standar sih, bisa dibeli bebas tanpa resep juga bisa, tapi ini kan agar bisa diklaimkan ke kantor jadi saya perlu resep dokter. Gak berapa lama, efek obat terasa, kepala saya jadi beraaaattttt, ngantuk luar biasa gak tertahankan. Buseeet, ini obat flu apa obat bius?? :/

Walhasil, saya harus segera melipir ke ICU (loker), dan seharian gak bisa kerja karena gagal fokus berkat obat dari temen saya tadi.

Ohhh, nasib pasien SLJJ O_o

#kisah nyata ini saya tulis sambil ngantuk, dan abis ngomel-ngomel ke si dokter, jawab dia, “ini obat andalanku kalo pas insomnia”. Kasuusss….

Be An Action Kind of Guy

Today is the last day in the year 2014.

These days people start wishing for the upcoming year, for happiness, success, health, etc. Some of you are doing a nice thing to fellows sincerely and lots of more just following the habit of wishing others in the new year’ time.

I won’t let myself get trapped in anything like that anymore. This year is really a tough one for me. It makes me realized that all of that wishing are really useless if you don’t make any action. Hoping is sucks y’know, and potentially bring you hurt and pain when your hopes didn’t come true.

I would be an action kind of guy. An action is consist of plan, do, and pray. I think there’s a bit different between hope and pray. One of it that, hope comes usually before you do anything, but pray is when you ask God to give the best when some efforts done.

Well, hoping is sucks.

And yes I’m a member of National Sarcasm Society, thank you for remind me 😀

November, Be Good to Me….

nov1

It’s the 3rd of November in the year of 2014 today. I think I used to have more wishes in this month, than I have in a new year’s eve. And for this November, I wish my life will run more peacefully. No not a blast one, coz y’know, in order to have the blast one it has to be full of happiness…or sadness. Well got enough with it in the previous months. Not again in my November.

So, now I’m gladly welcoming November and really hope y’all are happy with me, starting to collect the memories throughout the year which gone its way soon in less than 60 days towards.

Memories. New hopes.